Sufi itu Siapa, sih?

JIGANG.ID - Ketika Habib Abdullah ditanya sufi itu siapa? Beliau menjawab sufi itu orang yang bersih jiwanya dari kotoran, hatinya penuh dengan pelajaran, ia tidak butuh terhadap manusia dan sama baginya antara emas dan tanah (i'lamul muhibbin, h. 3)

Arti sufi

Jiwa yang bersih dari kotoran maksudnya tidak ada sama sekali hal-hal yang bisa mengotori jiwanya dari sifat-sifat tercela, seperti hasut, dengki, iri, sombong, dll. 

Hati yang penuh dengan pelajaran maksudnya setiap pengetahuan tentang agama, ia memahami dengan baik dan penuh dengan kesadaran untuk melakukannya dan mempraktikkannya. 

Selain itu, sufi adalah orang yang tidak butuh manusia, artinya cukup baginya adalah Allah subhanahu wa ta'ala. Hal ini, bukan berarti ia tidak berhubungan dengan manusia, melainkan orang-orang yang berhubungan dengan sufi, hal tersebut tidak mengubah sama sekali hubungannya dengan Allah.

Terakhir, emas dan tanah adalah sama, tidak ada perbedaan sama sekali. 

Artinya semua benda-benda di dunia bagi seorang sufi adalah sama nilainya, tidak ada perbedaan sama sekali, sebab semua hal yang ada di dunia ini adalah; hanyalah makhluk. Tidak penting baginya makhluk, sebab hati dan pikirannya adalah fokus kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

Beberapa ulama sufi memang mempunyai pendapat yang berbeda-beda tentang definisi sufi dan tasawuf, namun dapat kita simpulkan sebenarnya, bahwa sufi dan tasawuf sebenarnya adalah membahas tentang akhlak. Baik akhlak kepada Allah, maupun akhlak kepada sesama manusia.. 

Posting Komentar untuk "Sufi itu Siapa, sih? "