Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Iklan

Makna Kata La Ilaha Illa Allah

JIGANG.ID - Kalimat La Ilaha Illa Allah adalah kalimat sakral di dalam Islam, kalimat tersebut menjadi sebuah tanda bahwa seseorang adalah muslim. Bahkan kata Nabi Muhammad kalimat La Ilaha Illa Allah merupakan kalimat kunci surga (miftahul jannah)

Di dalam al-Quran kalimat tauhid la ilaha illa allah disebut sebanyak 37 kali di berbagai tempat. Dari banyaknya tersebut, mungkin masih ada yang bertanya-tanya apa sih makna hakikat dari kata La ilaha Illa Allah?

Syaikh Nawawi Banten dalam kitab Kasyifarus Syaja menerangkan bahwa makna dari La ilaha adalah tidak ada tuhan yang secara hakikat bisa disembah. (la ma'buda bi haqqin). Hal ini artinya meniadakan semua bentuk-bentuk tuhan yang diwujudkan oleh manusia, baik di pikiran maupun di materialnya.

Sebab, di dunia ini seluruh umat manusia mempunyai pandangan tentang tuhannya, baik itu yang berwujud benda, maupun yang ada di dalam pikiran. 

Namun, semua tuhan-tuhan tersebut adalah bukan hakikat dari makna tuhan. Melainkan hanya pandangan-pandangan yang rapuh kebenarannya. Dan dipastikan kesalahannya.

Setelah meniadakan konsep-konsep tentang tuhan yang terwujud dalam kalimat la ilaha, maka kemudian dilanjutkan dengan menetapkan pada kata illa allah. Kata illa allah berarti menetapkan "kecuali hanyalah Allah" (yang berhak untuk disembah).

Jadi di dalam kalimat La ilaha Illa Allah terdapat dua hal, pertama adalah meniadakan konsep-konsep ketuhanan di dalam pikiran, lalu menetapkan di dalam hati bahwa semua konsep-konsep tuhan itu keliru, yang benar adalah Allah semata.

Khasiat dari kalimat La ilaha Illa Allah sangatlah banyak sekali, salah satunya adalah bisa melebur dosa. Rasulullah Muhammad pernah menyabdakan bahwa "Barang siapa yang membaca kalimat la ilaha illa allah 3 kali setiap hari, maka di hari itu dosa-dosanya diampuni oleh Allah"

makna kalimat la ilaha illa allah

Posting Komentar untuk "Makna Kata La Ilaha Illa Allah"