Benarkah Raja Irbil Al-Malik Al-Muzhaffar Kaukabri Yang Pertama Kali Merayakan Maulid Nabi?

Maulid Nabi Muhammad

JIGANG.ID - Alhamdulillah sekarang adalah bulan Maulid dan bulan mulia, disebut bulan mulia karena di bulan tersebut lahir seorang sosok yang paling mulia di dunia ini: Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Meskipun hingga saat ini masih ada saja kelompok-kelompok yang membid'ahkan perayaan maulid, sebagai wujud cinta sekaligus syukur kepada Allah, atas datangnya baginda Agung Muhammad Shallallahu alaihi wasallam ke dunia ini membebaskan manusia dari belenggu-belenggu kesedihan dan kekeringan jiwa. Tetapi hal itu tidak menyurutkan semangat umat Islam untuk tetap merayakan maulid Nabi. Sebab cinta, rindu dan rasa syukur ini hakikatnya sulit untuk dipendam begitu saja.

Tenang saja, kendati ada perbedaan hukum merayakan maulid, namun mayoritas ulama menyepakati bahwa maulid Nabi hukumnya adalah SUNNAH. Sekali lagi maulid nabi adalah sunnah hukumnya untuk dirayakan. 

Lalu timbul pertanyaan, siapakah sebenarnya yang kali pertama merayakan maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam di dunia ini? 

Di dalam Kitab karya Imam Suyuthi yang berjudul Husnul Maqashid fi Amalil Maulid menjelaskan bahwa yang kali pertama merayakan maulid itu adalah Raja Irbil Al-Malik Al-Muzhaffar Kaukabri di Irak.

Bagi yang ingin membaca lebih lanjut terkait Raja Irbil, kami cantumkan tautannya di bawah ini:

  1. Menilik Sejarah Perayaan Maulid Nabi oleh situs Gana Islamika.
  2. Maulid Pertama Diperingati Raja Irbil oleh situs Berisatu.
  3. Maulid Nabi Muhammad di situs Wikipedia.

Lantas apakah benar demikian? Bahwa yang memperingati maulid Nabi adalah Raja Irbil? 

Hal yang perlu diketahui terlebih dahulu adalah memperingati maulid Nabi pada hakikatnya adalah mensyukuri nikmat atas kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Di dalam mensyukuri nikmat atas kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, yang paling penting adalah terdapat unsur beribadah kepada Allah Ta'ala. 

Jika demikian, maka yang kali pertama merayakan maulid Nabi adalah bukan raja Irbil, melainkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam. Ya, beliau sendiri lah yang merayakan hari ulang tahunnya. 

Kenapa bisa demikian?

Suatu hari Nabi Muhammad pernah ditanya oleh salah seorang sahabat "Ya Rasulallah, kenapa engkau berpuasa di hari senin?" 

Nabi menjawab;

"Ya, karena hari senin adalah hari lahir saya"

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim di Shahih Muslim. 

Dengan demikian, orang yang pertama kali mensyukuri hari kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bukanlah Raja Irbil di Irak, tetapi Nabi Muhammad sendirilah yang merayakan hari lahirnya sendiri. 

Inilah jawaban yang secara jelas bahwa meyarakan maulid Nabi Muhammad hukumnya adalah dianjurkan atau disunnahkan.

Kalau kita ditanya lagi "Siapa yang merayakan maulid nabi kali pertama?"

Jawabannya sudah jelas, yaitu Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Semoga kita semua mendapatkan syafaatnya kelak di hari kiamat. Amin...

Disarikan dari Video Youtube Gusrumchannel oleh Gus Rumaizijat yang diunggah pada 23 Oktober 2020. 

Baca juga amalan-amalan sunnah yang dilakukan di bulan Maulid.

Posting Komentar untuk "Benarkah Raja Irbil Al-Malik Al-Muzhaffar Kaukabri Yang Pertama Kali Merayakan Maulid Nabi?"